Rabu, 24 April 2013

13 Cara Alami Atasi Gigitan Nyamuk



Jakarta, Siapa sih yang bisa betah dengan gigitan nyamuk? Apalagi nyamuk bisa membawa penyakit-penyakit yang membahayakan nyawa seperti demam berdarah atau malaria. Namun bagi banyak orang, rasa gatal akibat digigit nyamuk itu jauh lebih menyiksa.
Langkah pertama yang terlintas untuk mengatasi gigitan nyamuk pastilah menggaruk. Masalahnya, menggaruk bekas gigitan nyamuk akan merusak kulit, apalagi jika jari-jari Anda kotor sehingga meningkatkan risiko infeksi, ujar Dr. Neal B. Schultz, seorang ahli dermatologi yang berpraktik di New York City.

Lagipula menggaruk sebenarnya menciptakan lebih banyak peradangan, menambah keinginan untuk menggaruk lebih banyak dan memberi rasa nyeri yang lebih parah. Jika itu dirasa tidak membantu, barulah orang-orang beralih ke obat-obatan seperti antihistamine dan calamine.

Namun jika Anda lebih memilih cara alami, simak paparan 13 cara alami untuk mengatasi gigitan nyamuk seperti dikutip dari huffingtonpost, Jumat (22/6/2012) berikut ini.

1. Es
Terapi dingin yang mengejutkan akan meredakan gatal-gatal dan mencegah pembengkakan. "Sebenarnya es mematikan saraf yang menyebabkan gatal dan nyeri sehingga Anda takkan merasakannya lagi," kata Schultz.

2. Minyak Esensial
"Minyak pohon teh adalah salah satu minyak favorit saya," ujar Schultz. Karena bersifat antiinflamasi maka minyak ini dapat memerangi gatal, bengkak dan nyeri. Bahkan tampaknya minyak ini juga memiliki sifat antibakteri dan antivirus yang dapat membantu mencegah infeksi pada bekas gigitan.

Minyak lavender juga dapat membantu. "Lavender adalah yang paling serba guna dari semua jenis minyak esensial," ungkap Schultz. Sekali dioleskan pada kulit dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri serta mencegah infeksi, jelasnya.

3. Cuka
Cuka dapat membantu menghentikan rasa gatalnya, kata Schultz. Schultz pun merekomendasikan untuk memasukkan 2-3 cangkir cuka dalam bak air hangat untuk mengobati semua gigitan atau menaruh beberapa tetes cuka pada kapas lalu dioleskan pada bekas gigitan. Lebih baik lagi jika menggunakan cuka sari apel.

4. Madu
Pemanis alami ini memang terkenal karena berbagai manfaat kesehatan yang dimilikinya, termasuk sifat antiinflamasi dan antibakterinya sehingga tidaklah mengejutkan jika madu juga dapat mengurangi gatal akibat gigitan nyamuk.

Schultz pun menyarankan untuk memilih madu mentah yang dioleskan sedikit pada gigitan.

5. Kantong Teh
Selain mengurangi bengkak di bawah mata, kantong teh juga dapat mengurangi pembengkakan pada bekas gigitan nyamuk, tandas Schultz. Kandungan tanin dalam teh berfungsi sebagai astringent yang menarik keluar cairan dari gigitan.

6. Baking Soda
"Natrium bikarbonat adalah senyawa alkali ringan yang dapat membantu menetralkan keseimbangan pH kulit Anda," ungkap Dr. Linda K. Franks. "Efek penyangga ini dapat membantu mengatasi peradangan yang terjadi pada permukaan kulit sehingga mengurangi rasa nyerinya."

Cobalah larutkan baking soda ke dalam bak hangat dan berendamlah selama 30 menit atau bisa juga dengan mencampur baking soda ke dalam sedikit air lalu dioleskan langsung ke bekas gigitan.

7. Basil
Daun beraroma alami ini mengandung kapur barus dan timol, dua senyawa yang dapat mengurangi rasa gatal, terang Schultz. Anda bisa menghancurkan beberapa helai daun dan mengoleskannya pada gigitan atau membeli minyak esensialnya.

8. Lemon dan Limun
Menurut Schultz, kedua buah ini bersifat anti-gatal, antibakteri dan antimikroba. Jus atau kupasan kedua buah ini dapat "membunuh segala macam bakteri," tambahnya.

9. Peppermint
Mungkin Anda pernah mendengar bahwa seoles pasta gigi dapat meringankan gatal, tapi mungkin itu berkat aroma mint-nya yang bekerja.

"Daun ini memberikan sensasi dingin yang sampai ke otak lebih cepat daripada rasa gatal," ungkap Schultz. Karena otak hanya dapat memproses satu sensasi pada satu waktu, bahan pendingin ini sering ditambahkan pada produk perawatan kulit sebagai "kontra-iritasi" yang mencegah dan memblokir sensasi lain seperti gatal-gatal.

Jika Anda tak ingin menghabiskan pasta gigi Anda, cobalah setetes minyak esensial atau pasta yang terbuat dari daun peppermint yang dihancurkan.

10. Kulit Pisang
Sayangnya tidak banyak penelitian yang kredibel untuk mendukung manfaat kulit pisang terhadap gigitan nyamuk. Padahal Schultz memiliki hipotesis bahwa gula dalam susunan kimiawi kulit pisang bisa menenangkan dan menarik keluar cairan dari gigitan.

11. Susu dan Air
Sebagai kompres untuk menenangkan kulit, Schultz merekomendasikan untuk mencampurkan susu dan air ke dalam saputangan dan mengoleskannya pada kulit. "Cara ini sangat menenangkan dan membantu mengurangi gatal, pembengkakan dan peradangan," lanjutnya, "Bahkan ini merupakan teknik yang hebat untuk menghilangkan nyeri akibat sengatan matahari."

12. Menampar atau Mencubit
Kedengarannya konyol, tetapi kedua cara ini benar-benar bekerja! "Nyeri yang diakibatkan oleh tamparan rasanya lebih besar dari gatal," ungkap Schultz. "Lagipula meskipun sensasinya lebih mengejutkan, tapi tidak mengganggu seperti layaknya rasa gatal." Tamparan atau cubitan ini justru akan mengalihkan perhatian otak Anda dari sensasi rasa gatal.

13. Lidah Buaya
Biasanya lidah buaya digunakan untuk meredakan kondisi terbakar sinar matahari (sunburn), namun lidah buaya juga tidak boleh diabaikan dalam mengobati gigitan, kata Schultz. "Tanaman ini sangat baik untuk mengatasi gatal dan bengkak, rasanya benar-benar sangat menenangkan."


http://health.detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar